ANALISIS KETEBALAN DAN KONFIGURASI STEEL CATENARY RISER DI LAUT DALAM
Arifian Agusta 1 dan Krisnaldi Idris, Ph.D 2
Program Studi Sarjana Teknik Kelautan, FTSL, ITB
1 fian.agusta@gmail.com 2 krisnaldi@ocean.itb.ac.id
Abstrak: Saat ini, kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam minyak dan gas semakin bergerak ke laut dalam. Dalam kegiatan tersebut di laut dalam dibutuhkan jenis infrastruktur yang berbeda dari infrastruktur pada laur dalam, salah satunya adalah riser. Steel catenary riser (SCR) merupakan salah satu jenis riser yang digunakan pada laut dalam. SCR merupakan riser yang memiliki konfigurasi free hanging dengan material berupa rigid steel. Dalam mendesain tebal SCR kode yang digunakan adalah API 1111, API-RP2RD, ASME dan DNV-OS-F201. Perhitungan tebal SCR dibagi atas 4 kriteria utama yaitu pressure containment, collapse, propagation buckling dan combined loading. Pada masing-masing kriteria terdapat parameter-parameter penting yang dapat mempengaruhi tebal desain SCR yaitu tekanan internal, diameter luar, specific gravity fluida dan vessel offset. Berdasarkan studi kasus yang dilakukan didapatkan bahwa tebal SCR berdasarkan kriteria dari 3 kode yaitu API 1111, API-RP2RD dan DNV-OS-F201 tidak terlalu berbeda satu sama lain. Dengan melakukan analisis sensitivitas melalui berbagai kasus desain maka didapat bahwa perubahan tekanan internal menyebabkan terjadinya perubahan kriteria penentu tebal SCR. Perubahan diameter luar SCR juga menyebabkan perubahan tebal SCR yang dibutuhkan namun tidak terjadi perubahan kriteria penentu dengan perubahan tersebut. Perubahan specific gravity sendiri terbukti menyebabkan terjadinya perubahan kriteria penentu dengan nilai lebih kecil membutuhkan tebal SCR yang lebih besar. Vessel offset menyebabkan perubahan konfigurasi, gaya tarik efektif dan momen lentur yang terjadi pada SCR. Namun, perubahan ini tidak menyebabkan perubahan signifikan pada penentuan tebal SCR.
Kata Kunci: tebal, SCR, riser, deepwater, catenary
