ANALISIS RISER INTERFERENCE KONFIGURASI STEEL CATENARY RISER PADA LAUT DALAM 

Gilang Muhammad Gemilang 1 dan Krisnaldi Idris, Ph.D 2

Program Studi Sarjana Teknik Kelautan, FTSL, ITB 

1 gmg_veteran@yahoo.com 2 krisnaldi@ocean.itb.ac.id

 

Abstrak: Kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya minyak dan gas saat ini semakin bergerak ke laut dalam. Pada laut dalam, kegiatan eksplorasi dan eksploitasi tersebut membutuhkan jenis infrastruktur yang berbeda dari infrastruktur pada laut dangkal, salah satunya adalah riser. Steel catenary riser (SCR) merupakan salah satu jenis riser yang digunakan pada laut dalam. SCR merupakan riser yang memiliki konfigurasi free hanging dengan material berupa rigid steel. Dalam mendesain konfigurasi SCR, tabrakan antar riser bisa merusak riser dan memperpendek umur pelayanan riser. Studi ini membahas tentang bagaimana susunan perletakan SCR harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak terjadi tabrakan antar riser sepanjang unsuspended length-nya. Kode yang digunakan sebagai acuan kriteria jarak antar riser adalah DNV-RP-F203 “Riser Interference”. Jarak antar riser pada unsuspended length-nya biasa disebut line clearance. Berdasarkan studi kasus yang dilakukan, line clearance dipengaruhi oleh jarak antar riser pada hosting platform, azimuth riser, panjang strake yang digunakan, offset kapal, kuat arus, dan arah arus datang. Sedangkan gelombang laut tidak begitu berpengaruh dalam riser interference. Metode yang dilakukan ialah dengan mengatur jarak antar riser pada hosting platform terlebih dahulu, apabila jarak antar riser tidak memenuhi kriteria kode DNV-RP-F203 maka yang dilakukan selanjutnya ialah mengubah azimuth riser, sehingga line clearance terkecil yang terjadi memenuhi kriteria jarak antar riser pada kode DNV-RP-F203 “Riser Interference”. 

Kata kunci: line clearance, SCR, riser, riser interference 

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [559.43 KB]