Pembuatan Peta Gempa dan Analisis Spesifik Situs untuk Anjungan Lepas Pantai, Studi Kasus Pantai Utara Jawa Dengan Menggunakan ISO 19901-2:2004
Dega Damara Aditramulyadi dan Hendriyawan
Program Magister Teknik Kelautan
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan
Jalan Ganesha 10 Bandung 40132
degadamara@students.itb.ac.id dan hendriyawan@ocean.itb.ac.id
Abstrak: Indonesia saat ini belum memiliki standar khusus dalam merancang struktur tahan gempa untuk struktur lepas pantai. Pada tahun 2004, International Organization for Standardization (ISO) mengeluarkan ISO 19901-2:2004 yang memberikan panduan metode yang lebih runut dalam menentukan beban gempa daripada standar yang umum digunakan saat ini. Dalam standar ini analisis seismik dilakukan untuk dua tingkat gempa, gempa tingkat ekstrem (Extreme Level Earthquake, ELE) dan gempa tingkat abnormal (Abnormal Level Earthquake, ALE). Penelitian ini menyajikan pembuatan peta bahaya seismik untuk periode ulang 1000 tahun di perairan pantai utara Pulau Jawa, Indonesia dan spektra desain untuk contoh kasus struktur L3 di lokasi studi. Pembuatan peta gempa dilakukan dengan metode Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) menggunakan program USGS PSHA. Metoda penentuan percepatan gempa untuk desain struktur yang diberikan oleh ISO 19901-2:2004 terdiri dari dua metode, yaitu metode
simplified dan metode detailed (site-specific). Dalam penelitian ini, kedua metode digunakan untuk mendapatkan besar percepatan gempa yang diperlukan untuk desain fondasi struktur anjungan lepas pantai baik fondasi dangkal maupun dalam. Zona seismik berdasarkan ISO 19901-2:2004 pada pantai utara Jawa dalam lingkup studi ini mayoritas masuk dalam kategori 2 dengan sebagian kecil pada jarak yang cukup jauh masuk dalam kategori 1. Untuk kedua kejadian gempa ALE dan ELE, pada struktur L3 dengan
perioda natural 2,5 detik di lokasi studi, nilai percepatan untuk fondasi dangkal akan lebih besar bila digunakan metode simplified ISO 19901-2:2004. Sementara untuk fondasi dalam metode site-specific memberikan nilai yang sedikit lebih konservatif.
Kata kunci: peta bahaya gempa, PSHA, simplified method, site-specific, ALE, ELE
