PENENTUAN ORIENTASI DERMAGA YANG OPTIMUM BERDASARKAN RESPON DINAMIK KAPAL
Nabel Ihsan Muhammad 1 dan Krisnaldi Idris 2
Program Studi Teknik Kelautan
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung Jl. Ganeca no. 10, Bandung 40132
1 nabelihsan@gmail.com dan 2 krisnaldi@ocean.itb.ac.id
Abstrak: Operator minyak dan gas bumi sebaiknya memiliki fasilitas terminal curah cair yang dapat beroperasi setiap hari sepanjang tahunnya agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi energi dari minyak dan gas bumi yang tinggi sepanjang tahun. Kapal curah cair yang bersandar di terminal akan secara berkala dihantam oleh gaya-gaya lingkungan laut seperti gelombang, arus, dan angin di laut. Jika kapal mengalami respon dinamik yang terlalu besar akibat gaya lingkungan yang terjadi, dikhawatirkan dapat terjadi kecelakaan kerja seperti lepasnya loading arm dengan pipa transfer curah cair yang dapat menyebabkan tumpahnya curah cair ke lautan. Untuk menjaga kestabilan kapal selama proses bongkar muat, diperlukan sistem mooring untuk menahan kapal mengalami respon dinamik yang terlalu besar. Respon dinamik kapal yang perlu diperhitungkan adalah perpindahan kapal dan gaya tarik efektif pada sistem mooring. Dalam penelitian ini, dilakukan penentuan orientasi dermaga yang paling optimum yang dapat dioperasikan setiap hari berdasarkan respon dinamik yang terjadi pada kapal. Orientasi dermaga yang dipilih adalah orientasi dermaga yang menghasilkan respon dinamik yang paling kecil. Nilai perpindahan kapal maksimum dan gaya tarik efektif maksimum masing-masing dibandingkan dengan kriteria desain yang digunakan, yaitu dengan Rekomendasi PIANC dan API RP 2SK. Apabila nilai perpindahan kapal dan gaya tarik efektif maksimum pada orientasi dermaga yang dipilih lebih kecil dibandingkan nilai di kriteria desain, orientasi dermaga tersebut dinyatakan aman untuk operasi bongkar muat curah cair.
Kata kunci: respon dinamik, mooring, gaya tarik efektif, perpindahan kapal, orientasi dermaga
