ANALISIS RESPON TURBIN ANGIN LEPAS PANTAI TIPE TERAPUNG
Dega Damara Aditramulyadi 1 dan Rildova 2
Program Studi Sarjana Teknik Kelautan,
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung
degadamara@gmail.com dan rildova@ocean.itb.ac.id
ABSTRAK
Selama turbin angin terapung beroperasi, struktur bukan hanya harus tahan terhadap gaya-gaya lingkungan, namun juga pergerakan dan kestabilannya harus tetap terjaga. Mengacu pada kondisi tersebut, pada tugas akhir ini akan dibahas respon struktur turbin angin terapung tipe penyangga jenis spar terhadap pengaruh pengujian variasi kondisi lingkungan, dalam hal ini angin, gelombang, dan arah datang gaya lingkungan. Proses simulasi dilakukan menggunakan dua perangkat lunak, satu untuk memodelkan struktur dan satu lagi untuk mensimulasikan tali mooring dan kondisi lingkungan. Durasi simulasi dilakukan selama tiga jam sesuai dengan standar DNV-OS-J101. Selanjutnya dilakukan analisis respon terhadap enam derajat kebebasan pergerakan struktur dan gaya tarik efektif tali mooring. Respon-respon tersebut dibandingkan pula dengan kriteria pada API RP 2SK, DNV-OS-E301, dan DNV-OS-J103 untuk melihat apakah struktur masih layak beroperasi pada kondisi lingkungan yang diujikan.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa struktur memiliki kondisi stabil dan memenuhi kriteria kestabilan DNV-OS-J103. Peningkatan tinggi gelombang memberikan pengaruh pada peningkatan semua respon dari struktur turbin angin terapung, dengan nilai terbesar dialami gerak heave yaitu 2,2% per 1 persen perubahan tinggi gelombang. Angin memberi pengaruh yang sangat signifikan pada gaya tarik efektif tali mooring terutama pada tali yang tertekan, Line 1 untuk sudut arah datang 180O, dengan besar perubahan gaya tarik menurun 1,93% per 1 persen pertambahan kecepatan angin. Konfigurasi tali mooring kritis saat gaya lingkungan datang dari arah sudut 240O
Kata Kunci : turbin angin terapung, gerak, gaya tarik efektif tali, pengaruh, gaya lingkungan
