Analisis Dan Desain Bentang Bebas Pipa Bawah Laut Dengan Perangkat Lunak ABAQUS
Mohammad Randal Tarigan 1 dan Rildova 2
Program Studi Teknik Kelautan, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Bandung
email: randal.tarigan@yahoo.com dan rildova@ocean.itb.ac.id
ABSTRAK
Penggunaan pipa penyalur sebagai struktur pengangkutan minyak dan gas bumi membutuhkan perhitungan desain yang baik. Terlebih, jika struktur pipa penyalur akan ditaruh di dasar laut. Gaya apung di dasar laut akan menimbulkan gaya angkat pada pipa penyalur dan menyebabkan kerusakan pipa penyalur. Oleh karena itu, perlu dilakukan penambahan tebal selimut beton untuk menambah berat pipa di dasar laut. Analisis kestabilan pipa di dasar laut (on-bottom stability) berdasarkan penambahan selimut beton dapat dihitung dengan kode acuan DNV RP E305. Selain gaya apung, perletakan pipa penyalur di dasar laut akan menyebabkan pipa penyalur bertemu dengan kontur tidak rata dasar laut dimana hal ini dapat menyebabkan terjadinya bentang bebas (free span). Kondisi bentang bebas pada pipa penyalur dapat menyebabkan kegagalan desain struktur dikarenakan pembebanan dinamik dan statik yang terjadi. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis dan desain bentang bebas sebelum pipa digelar di dasar laut. Analisis panjang bentang bebas izin dapat ditentukan dengan acuan kode DNV RP F105 dan hasilnya dibandingkan dengan pemodelan menggunakan perangkat lunak ABAQUS, Hasil pemodelan memberikan 4 zona bentang bebas yang melebih batas izin pada kondisi Instalasi dan Operasi. Panjang bentang bebas dapat dikurangi dengan cara melakukan trenching dan menaruh support.
Kata kunci : pipa penyalur, on-bottom stability, free span, ABAQUS, intervensi bentang bebas.
