ANALISIS ON BOTTOM STABILITY PIPA BAWAH LAUT DENGAN METODE SIMPLIFIED STATIC, SIMPLIFIED QUASI STATIC, DAN DNV RP F109
Widya Ayuningtiyas 1 dan Krisnaldi Idris, Ph.D 2
Program Studi Sarjana Teknik Kelautan
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung,
Jalan Ganesha 10 Bandung 40123
1 widya.ayuningtiyas@gmail.com dan 2 krisnaldi@ocean.itb.ac.id
Abstrak: Analisis on bottom stability dilakukan untuk menentukan berat terendam pipa yang dibutuhkan agar
pipa dapat menahan gaya-gaya lingkungan dan gaya ketahanan tanah yang mengenai pipa. Secara
umum, analisis kestabilan pipa bawah laut (on bottom stability) dihitung untuk kondisi instalasi
(pipa masih dalam keadaan kosong) dan kondisi operasional (pipa berisi produk). Studi analisis
kestabilan pipa bawah laut dalam Tugas Akhir ini dilakukan pada jalur pipa bawah laut di perairan
selatan Makassar, yang dibagi menjadi empat zona dengan kedalaman bervariasi mulai dari 47 – 62
meter. Penghitungan kestabilan analisis pipa bawah laut ini dilakukan dengan bantuan
program,mathcad dan AGA yang mengacu pada syarat kestabilan yang ada pada DNV RP F109
dan DNV RP E305. Hasil penghitungan tebal selimut beton yang diperoleh dengan menggunakan
AGA (Simplified Static dan Simplified Quasi Static) serta DNV RP F109 (Absolute Lateral Static
Stability dan Generalized Lateral Stability) kemudian dibandingkan.
Kata Kunci: on bottom stability, DNV, AGA
