ABOVE WATER TIE IN DAN ANALISIS GLOBAL BUCKLING PADA PIPA BAWAH LAUT

Diyan Gitawanti Pratiwi dan Rildova, Ph.D
Program Studi Teknik Kelautan
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha 10 Bandung 40132
diyangitawantipratiwi@live.com

ABSTRAK
Pada saat penggelaran pipa dari 2 (dua) arah, diperlukan penyambungan pipa di atas permukaan laut untuk menekan biaya penyambungan karena jika dilakukan penyambungan di bawah laut maka akan dibutuhkan biaya yang beberapa kali lipat karena menggunakan pengelasan bawah laut. Untuk menyambungkan pipa di atas laut tersebut kedua ujung pipa yang akan disambung harus diangkat ke atas permukaan laut, kemudian dilakukan pengelasan dan diturunkan kembali. Serangkaian proses ini disebut dengan tie in.
Pada proses tersebut ada beberapa parameter yang harus diperhatikan agar pipa tidak mengalami kegagalan akibat tegangan yang terjadi pada saat pengangkatan dan penurunan. Parameter-parameter yang harus diperhatikan seperti momen lentur yang akan menghasilkan tegangan lentur ini nantinya yang akan dikombinasikan sehingga mendapatkan gaya tali yang aman untuk dilakukan pengangkatan pipa dan juga mengakibatkan tegangan yang besarnya masih berada di bawah tegangan ijin pipa. Proses analisis tegangan pipa yang terjadi pada pipa pada proses tie in ini menggunakan program analisis struktur untuk instalasi pipa yang dipakai pada umumnya.
Setelah proses tie in selesai dilakukan, perlu dilakukan pengecekan global buckling untuk memastikan apakah pipa yang telah digelar mengalami buckling atau tidak. Pengecekan global buckling ini dikhususkan pada pengecekan lateral buckling, dimana akan dibandingkan gaya aksial yang terjadi pada pipa dengan kapasitas aksial pipa.
Kata Kunci : above water tie in, instalasi pipa, , lateral buckling, tie-in

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [253.66 KB]